promo

Pencarian

Situs Menarik

Perpustakaan Kalimantan Timur

Perpustakaan Kota Jogjakarta

PNRI

BADAN PERPUSTAKAAN ARSIP DAN DOKUMENTASI

PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Jl. AIS Nasution No. 11 – Palangka Raya 73111

Translate!



Banner
Sekilas Info
  • Perpustakaan Terbesar di Dunia

    Library of CongressPerpustakaan terbesar di dunia adalah Library of Congress di Washington DC, Amerika Serikat. Koleksi dari perpustakaan ini mengisi ruang sepanjang 850 km dan terdiri dari 130 juta jenis barang dengan 29 juta buku. Didirikan pada April 1800, koleksi terlangkanya termasuk injil Gutenberg. Websitenya klik di sini. Lihat arsitekturnya klik di sini.

  • Software Perpustakan Gratis

    Depdiknas telah mengembangkan aplikasi pengelolaan koleksi perpustakaan yaitu Senayan Library Management System yang merupakan proyek open source yang gratis dan dapat menggunakan platform komputer standar. Review tentang aplikasi ini dapat dilihat di sini atau di sini. Download dapat di sini.

  • Perpustakaan ITB

    imageSalah satu perpustakaan perguruan tinggi terlengkap di Indonesia adalah perpustakaan ITB. Perpustakaan ini juga telah mempelopori jaringan perpustakaan digital di Indonesia dengan proyek Ganesha Digital Library. Kunjungi websitenya di sini.

  • Google: Kunci di Internet

    image Internet adalah gudang informasi terbesar di dunia. Google adalah salah satu kunci pencarian data di Internet yang dapat mengolahnya, mengklasifikasinya dan memberikan hasil pencarian informasi dengan cepat. Jumlah server yang digunakannya diperkirakan mencapai lebih dari 1 juta buah. Lihat perkiraan tersebut di sini.

  • Direktori Perpustakaan Online

    imageBerbagai perpustakaan di Indonesia, baik yang merupakan instansi pemerintah atau swasta berlomba-lomba menampilkan informasi pustakanya di Internet. Direktori perpustakaan online dapat Anda akses di situs Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di sini.

Selamat Datang di Situs Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kalimantan Tengah
Mewujudkan Masyarakat Sadar Arsip
Jumat, 18 Juli 2014 10:24

MEWUJUDKAN MASYARAKAT SADAR ARSIP

Arsip membantu seseorang memperbaiki ingatan. Arsip menunjukkan kekuatan pribadi pemiliknya. Arsip tidak akan berbohong karena ia tidak bisa membantah dirinya  sendiri  (Pramoedya Ananta Toer).
Pada masa kini masyarakat masih belum banyak mengetahui tentang arsip dan peranannya bagi pembangunan.  Bahkan ada yang beranggapan bahwa arsip hanyalah “sampah” berbagai surat-surat dan dokumen yang kurang berharga. Tapi kalau kita mau mempelajari tentang arsip ternyata Arsip adalah sebuah Bank Data untuk berbagai informasi .
Menurut Undang-undang Kearsipan Nomor 43 tahun 2009 arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Dari definisi arsip di atas dapat kita simpulkan bahwa arsip berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi yang ada. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar masyarakat belum mempunyai pemahamann yang benar tentang arsip hal ini menyebabkan kurangnya penghargaan terhadap arsip, kesadaran masyarakat yang rendah itu dipengaruhi oleh  kurangnya sosialisasi dan pengenalan tentang arsip.
Guna  menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap arsip perlu ditanamkan kepada masyarakat  betapa pentingnya arsip. Kesadaran ini tidak akan tumbuh dengan sendirinya namun harus  didasarkan pada kebutuhan  bahwa arsip adalah asset pribadi yang paling berharga di mana kita harus menyadari bahwa hidup seorang manusia bermula dari sebuah arsip dan sampai kapanpun arsip itu akan selalu ada.
Apa sebenarnya manfaat arsip bagi kehidupan masyarakat? Dalam konteks administratif arsip biasanya digunakan sebagai bahan perencanaan, dan pengambilan keputusan dan dari segi yuridis seringkali digunakan sebagai bahan bukti karena memiliki keakurasian dan otensitas. Sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kebutuhan masyarakat akan informasipun meningkat.
Arsip akan berkumpul secara alami sejalan dengan perputaran roda organisasi, karena setiap kegiatan yang kita lakukan pastilah menciptakan arsip. Manusia secara kodrati memiliki kecendrungan merekam dan melestarikan informasi tentang kegiatan yang dilakukannya. Melalui informasi tersebut dapat dibuktikan keberadaannya serta  fungsi kegiatannya. Tidak hanya dalam organisasi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari pun arsip tetap tercipta, dimulai dengan ketika kita lahir maka akan tercipta arsip dalam bentuk akte kelahiran, ketika menyelesaikan pendidikan arsip yang tercipta berbentuk ijasah. Itulah yang membuktikan arsip ada di sekitar kita.

Dapatkah anda bayangkan jika arsip seperti sertifikat tanah yang merupakan  arsip bernilai diletakkan dengan sembarangan dan ketika kita memerlukannya sertifikat tersebut tidak ditemukan maka hal itu menjadi sebuah kerugian. Apalagi sekarang negara kita sedang diterpa banyak masalah, jika kita tidak bisa mengelola arsip pribadi dengan benar saat terjadi bencana arsip vital tidak dapat diselamatkan. Sebenarnya untuk menyelamatkan arsip pribadi dapat dilakukan dengan cara yang sederhana yaitu dengan cara mengumpulkan arsip pribadi pada sebuah folder yang dapat diberi sekat/guide. Folder pribadi biasaya dapat diisi dengan arsip-arsip yang bersifat pribadi seperti akte kelahiran, ijasah, sertifikat tanah dan lainnya. Bukan tugas yang mudah untuk membuat masyarakat sadar arsip, beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membuat masyarakat sadar arsip yaitu :
a.    Promosi arsip seperti melakukan pameran kearsipan sehingga masyarakat dapat melihat koleksi arsip dari lembaga kearsipan ;
b.    Pengembangan citra lembaga kerasipan yaitu dengan aktif melakukan upaya sosialisasi dan pendidikan kepada masyarakat luas seperti membuat jurnal kearsipan, seminar tentang kearsipan, membuat tulisan tentang kearsipan ;
c.    Peningkatan sumber daya manusia kearsipan dengan pendidikan dan pengetahuan yang memadai di bidang kearsipan.

Terwujudnya kesadaran masyarakat akan arsip sesungguhnya mempunyai dampak besar terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Jati diri dan identitas bangsa tidak akan pernah hilang sampai ke generasi yang akan datang. Sehingga persatuan dan kesatuan bangsa akan terus terjalin karena arsip merupakan simpul pemersatu bangsa.

 
Partisipasi BPAD Prov. Kalteng dalam Pawai Budaya Isen Mulang dan KalTeng Expo 2014
Jumat, 18 Juli 2014 09:45

Dalam rangka turut memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah ke-57, Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Provinsi Kalimantan Tengah turut serta dalam kegiatan Pawai Budaya Isen Mulang dan Pameran Kalteng Expo yang digelar sejak tanggal 18-24 Mei 2014.

Kegiatan pawai budaya yang dilaksanakan pada Tgl. 18 Mei 2014 BPAD Prov. Kalteng menampilkan Mobil Hias dengan tujuan mengajak/menghimbau masyarakat agar meningkatkan pengetahuannya dengan ke perpustakaan, sehingga dengan gemar membaca menuju masyarakat KALTENG "HARATI"

 

Kepala BPAD dan Ibu bersama seluruh pegawai BPAD Prov. KalTeng.

 

Kegiatan Pameran Kalteng Explo yang dilaksanakan pada Tgl. 18 - 24 Mei 2014, BPPA Prov. Kalteng membuat perpustakaan mini yang tujukan bagi masyarakat yang gemar mebaca mereaka bisa berkunjung ke dilingkungan Pameran Komplek Tamagung Tilung, selama kegiatan Pameran juga dilaksanakan strory telling bagi anak PAUD yang ada di sekitar lokasi pameran.

 

Story Telling bersama Anak-anak TK.

 

 

 
Riwayat Singkat BPAD Prov.KalTeng
Kamis, 17 April 2014 09:24

RIWAYAT SINGKAT BERDIRINYA BADAN PERPUSTAKAAN, ARSIP DAN DOKUMENTASI

PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

(Oleh : Drs. HARIWUNG SEA – PUSTAKAWAN MADYA)

 

Secara singkat tulisan ini sekedar untuk mengenang kembali dan mengetahui sejarah berdirinya Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Provinsi Kalimantan Tengah berkedudukan di Palangka Raya sebagai berikut :

1.  Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Provinsi Kalimantan Tengah didirikan pada tanggal 1 Februari 1959 berdasarkan SK Menteri PP dan  PP dan K Nomor : 1347/S Tanggal 22 Desember 1958 dengan nama Perpustakaan Negara, tugas pokoknya diatur dalam SK Menteri PP dan K tanggal 23 Mei 1956 Nomor : 29103/S.

2.  Kemudian pada tahun 1981 berubah namanya menjadi Perpustakaan Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dengan SK Nomor : 0103/O/1981 tanggal 11 Maret 1981.

3.  Tahun 1981 sesuai SK Kepala Perpustakaan Nasional RI Nomor : 001/Org/9/1990.

4.  Pada 1998 berdasarkan SK Kepala Perpustakaan Nasional RI Nomor : 44 Tahun 1998 Tentang Organisasi dan Tata kerja Nasional RI menjadi Perpustakaan Nasional Provinsi Kalimantan Tengah.

5.  Sejalan dengan dinamika perkembangan otonomi daerah nama Perpustakaan Nasional Provinsi Kalimantan Tengah berubah lagi menjadi Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kalimantan Tengah.

6.  Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor : 9 Tahun 2000 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dan SK Gubernur Kalimantan Tengah Nomor : 33 Tahun 2001 Tanggal 28 Maret 2001 Tentang Organisasi dan Tatakerja Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kalimantan Tengah.

7.  Seiring berlakunya PP Nomor : 41 Tahun 2007 Tentang Organisasi Perangkat Daerah Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Kalimantan Tengah berubah lagi namanya menjadi Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Provinsi Kalimantan Tengah dan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor : 7 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tatakerja Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dan Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor : 42 Tahun 2008 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Provinsi Kalimantan Tengah dengan status Kelembagaan Eselon II/a.

 
Bidang Pengolahan Data & Informasi
Minggu, 01 May 2011 10:39

Bagian Kedelapan
Bidang Pengolahan Data dan Informasi
Pasal 39

Bidang Pengolahan Data dan Informasi mempunyai tugas menyiapkan dan mengolah data serta pelaporan dan menganalisis dan menyajikan informasi Kepustakaan, Arsip dan Dokumentasi

Pasal 40

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 39, Bidang Pengolahan Data dan Informasi menyelenggarakan fungsi :
1. Pengoordinasian pengolahan data dan pelayanan informasi;
2. Pelaksanaan pengolahan data dan informasi kepustakaan, arsip dan dokumentasi;
3. Pelayanan data dan informasi kepustakaan, arsip dan dokumentasi;
4. Pelaksanaan analisis dan pengujian serta melakukan penilaian terhadap data dan informasi kepustakaan, Arsip dan Dokumentasi;
5. Pelayanan seleksi dan uji mutu standar data dan informasi kepustakaan, arsip dan dokumentasi; dan
6. Pembinaan, pengendalian, monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas.


Paragraf 1
Sub Bidang Pengolahan Data dan Informasi
Pasal 42

Sub Bidang Pengolahan Data dan Informasi mempunyai tugas menghimpun data sebagai bahan pengolahan dan memasyarakatkan perpustakaan, arsip dan dokumentasi melalui media massa dan elektronik

Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sebagai berikut :
1. Merencanakan kegiatan program kerja per tahun anggaran Sub Bidang Pengolahan Data dan Informasi berdasarkan prioritas target sasaran yang akan
dicapai sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan;
2. Membagi tugas kepada para bawahan lingkungan Sub Bidang Pengolahan Data dan Informasi sesuai dengan bidang tugasnya baik secara lisan maupun
tertulis agar tugas segera diproses lebih lanjut;
3. Memberi petunjuk kepada bawahan lingkungan Sub Bidang Pengolahan Data dan Informasi baik secara lisan maupun tertulis untuk menghindari
penyimpangan dan kesalahan dalam pelaksanaan tugas;
4. Memeriksa hasil pekerjaan para bawahan lingkungan Sub Bidang Pengolahan Data dan Informasi dengan membandingkan antara hasil kerja dengan 
petunjuk kerja untuk penyempurnaan hasil kerja;
5. Menilai prestasi kerja para bawahan lingkungan Sub Bidang Pengolahan Data dan Informasi berdasarkan hasil kerja yang dicapai sebagai bahan dalam
pembinaan dan peningkatan karier;
6. Menyiapkan bahan pengolahan data dan informasi kepustakaan, arsip dan dokumentasi;
7. Menyiapkan bahan pemantauan pengolahan data dan informasi kepustakaan, arsip dan dokumentasi;
8. Melaksanakan seleksi dan uji mutu standar pengolahan data dan informasi kepustakaan, arsip dan dokumentasi;
9. Melakukan survey (pemetaan) perpustakaan desa/kelurahan;
10.Melaksanakan penyuluhan dan pemasyarakatan perpustakaan melalui media cetak maupun elektronik serta pameran;
11.Melaksanakan pembuatan profil perpustakaan desa/kelurahan;
12.Melaksanakan hunting data ke berbagai perpustakaan yang ada di Kalimantan Tengah dalam rangka pemutakhiran data nomor pokok perpustakaan;
13.Melakukan pembinaan, pengendalian, monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
14.Melaporkan pelaksanaan kegiatan Sub Bidang Pengolahan Data dan Informasi baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan hasil yang telah dicapai 
sebagai bahan informasi bagi atasan; dan
15.Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Bidang Pengolahan Data dan Informasi secara berkala dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas
Bidang Pengolahan Data dan Informasi


Paragraf 2
Sub Bidang Pelaporan dan Analisis Data
Pasal 43

Sub Bidang Pelaporan dan Analisis Data  mempunyai tugas menghimpun bahan dan data pelaporan serta analisa data Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi.

Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sebagai berikut :
1. Merencanakan kegiatan program kerja per tahun anggaran Sub Bidang Pelaporan dan Analisa Data berdasarkan prioritas target sasaran yang akan  
dicapai sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan;
2. Membagi tugas kepada para bawahan lingkungan Sub Bidang Pelaporan dan Analisa Data sesuai dengan bidang tugasnya baik secara lisan maupun
tertulis agar tugas segera diproses lebih lanjut;
3. Memberi petunjuk kepada para bawahan lingkungan Sub Bidang Pelaporan dan Analisa Data baik secara lisan maupun tertulis untuk menghindari
penyimpangan dan kesalahan dalam pelaksanaan tugas;
4. Memeriksa hasil pekerjaan para bawahan lingkungan Sub Bidang Pelaporan dan Analisa Data  dengan membandingkan antara hasil kerja dengan
petunjuk kerja untuk penyempurnaan hasil kerja;
5. Menilai prestasi kerja para bawahan lingkungan Sub Bidang Pelaporan dan Analisa Data berdasarkan hasil kerja yang dicapai sebagai bahan dalam
pembinaan dan peningkatan karier;
6. Menyiapkan bahan dan data penyusunan pelaporan dan analisa data;
7. Menyiapkan bahan pemantauan pengolahan data dan informasi kepustakaan, arsip dan dokumentasi;
8. Perencanaan kegiatan penyelenggaraan pengolahan data dan informasi kepustakaan, arsip dan dokumentasi;
9. Melaksanakan pemantauan terhadap penyelenggaraan pengolahan data dan informasi kepustakaan, arsip dan dokumentasi;
10.Melaksanakan pelaporan data bidang perpustakaan, arsip dan dokumentasi Provinsi Kalimantan Tengah;
11.Melakukan pembinaan, pengendalian, monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
12.Melaporkan pelaksanaan kegiatan Sub Bidang Pelaporan dan Analisa Data baik secara tertulis maupun lisan sesuai hasil yang telah dicapai sebagai
bahan informasi bagi atasan; dan
13.Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Bidang Pengolahan Data dan Informasi secara berkala dalam rangka kelancaran pelaksanan tugas Bidang 
Pengolahan Data dan Informasi.

 
Pengembangan Perpustakaan Desa di Kalimantan Tengah
Jumat, 21 Maret 2014 06:29

Dalam rangka melaksanakan pembangunan perpustakaan umum di Provinsi Kalimantan Tengah sesuai amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor : 43 tahun 2007 tentang perpustakaan, maka salah satu program prioritas pembangunan perpustakaan di Kalimantan Tengah adalah pengembangan perpustakaan desa/kelurahan yang di integrasikan dengan Program Mamangun Tuntang Mahaga Lewu (PM2L).

 
Rakor Bidang Perpustakaan Se Kalimantan Tengah Tahun 2014
Rabu, 16 Juli 2014 11:09

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rapat Koordinasi Bidang Perpustakaan Se Kalimantan Tengah diselenggarakan di Hotel Swiss Bellin - Pangkalan Bun (Kotawaringin Barat) sejak tgl 24-26 April 2014

mengambil Tema : "Dengan Kemitraan Kita Maju"diikuti oleh semua Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi 14 Kabupaten/Kota dan mitra / relawan perpustakaan.

Bapak Drs. Rudiansyah Iden selaku Kepala Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Provinsi Kalimantan Tengah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Rapat  Koordinasi ini merupakan momentum yang sangat strategis sebagai sarana komunikasi untuk berkoordinasi, berkonsolidasi dan bersinkronisasi terhadap program kegiatan dan anggaran pembangunan di bidang perpustakaan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, selain itu Rakor ini dapat digunakan sebagai kegiatan untuk mengevaluasi  terhadap pelaksanaan program kegiatan yang telah dilakukan selama ini sudah tepat atau perlu diadakan perbaikan-perbaikan guna mencerdaskan bangsa melalui pengembangan dan penguatan perpustakaan umum di daerah dalam memasyarakatkan pembudayaan kegemaran membaca di Kalimantan Tengah ini.

Selanjutnya pak Rudiansyah menambahkan bahwa dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat untuk mengembangkan potensi masyarakat agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat berilmu, cakap kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pembangunan nasional khususnya di bidang perpustakaan. Dan UU No 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan pada pasal 7 dan 8 mengamanatkan bahwa Pemerintah, pemerintah provinsi dan pemerintah Kabupaten/Kota berkewajiban menjamin kelangsungan penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar masyarakat. Pasal 2 peraturan Pemerintah No 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara pemerintah, pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota, bahwa perpustakaan menjadi urusan pemerintahan yang dibagi bersama antar tingkatan dan atau susunan pemerintahan. Juga pada pasal 7, bahwa perpustakaan menjadi urusan wajib diselenggarakan oleh pemerintah daerah provinsi dan oleh pemerintah kabupaten/kota.

Dalam rangka menjabarkan arah kebijakan dan target-target dalam RPJPD dan RPJMD, Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Provinsi Kalimantan Tengah sebagai Lembaga Teknis Daerah telah menyusun Rencana Strategis (RENSTRA) Tahun 2010-2015 dengan visi : "Terwujudnya Sumber Daya Manusia Kalimantan Tengah "PINTAR HARATI" Melalui Budaya Gemar Membaca serta menjamin Ketersediaan Arsip yang Otentik dan Terpercaya".

 

 

 

 
BULETIN GEMA PUSTAKA Vol.1 2014
Senin, 07 April 2014 09:09
 
Paparan Kaban dalam Rangka Kunjungan Komisi X DPR RI
Jumat, 21 Maret 2014 06:43

Paparan Kaban dalam Rangka Kunjungan Komisi X DPR RI dapat didownload di sini...

 
Seminar Nasional dalam Rangka HUT Ke-30 BPKP
Kamis, 30 May 2013 15:27

Memaknai Perubahan dalam membangun Sistem pengendalian Intern dan Reformasi Birokrasi Menuju Tata Kelola Kepemerintahan yang Baik dan bersih, demikian thema seminar Nasional yang diadakan di Hotel Aquarius pada tanggal 28 Mei 2013 sebagai nara sumber : Dr. Achmad Sanusi, M.S.P.A.,CFrA, yang dihadiri oleh 100 peserta dari berbagai SKPD dilingkungan pemerintah Provinsi dan kabupaten dan kota.  Hadir dalam acara tsb Kaban BPAD yang diwakili oleh Kabid. SDM : Dra. Agnes Sekar M.Pd.

Foto: MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK MELALUI PERUBAHAN

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 Selanjutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 4

Polling

Bagaimana Kualitas Pelayanan Perpustakaan Daerah Kalimantan Tengah?
 

Telusuri

Bimtek Kearsipan Desa Se-Kalteng
29/04/2011 | Administrator

Pengelolaan Arsip Desa se-Kalteng. Gubernur Kalteng A. Teras Narang , yang diwakili Oleh Kaban BPAD [ ... ]


Rakor Bidang Perpustakaan Se Kalimantan Tengah Tahun 2014
16/07/2014 | Rhe2

                                    Rapat Koordinasi Bidang Perp [ ... ]


Seleksi Arsiparis Teladan TK. Provinsi Kalteng
21/06/2011 | agnes sekar

Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kalteng  yang diwakili oleh Kabid. Pengembangan SDM BP [ ... ]


Rakoor antar Kepala Perpustakaan se Kalimantan Tengah
29/04/2013 | agnes sekar

Rapat Koordinasi Pengembangan Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan diselenggarakan oleh Perpusnas bert [ ... ]


Tulisan Lain

Statistik Pengunjung

Download Explorer

Sesuaikan Selera Anda

Variasi Tampilan
<< Previous | Next >>


Varias Menu
Menu1 | Menu2 | Menu3

Variasi Font
Catalyst | Optima | Geneva | Helvetica | Trebuchet | Lucida | Georgia | Palatino

Tautan

More Info
DSC_0037.JPG

Informasi

Silahkan datang dan berkunjung ke Perpustakaan Daerah Kalimantan Tengah untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai berbagai hal terkait dengan perkembangan perbukuan di Provinsi Kalimantan Tengah.

Motto Kami

Selalu Menjadi Yang Terbaik
Kami punya 117 tamu online